Desa Sugihwaras
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
Hidupkan Budaya Baca di Desa, Tim KKN Literasi ITS Sulap Perpustakaan Sugihwaras Jadi Pusat Aktivitas Edukatif
Sugihwaras – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menghidupkan kembali fungsi Perpustakaan Desa Pelita Hati, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, melalui serangkaian program literasi yang melibatkan anak-anak, sekolah dasar, hingga masyarakat desa.
Program tersebut berangkat dari kondisi perpustakaan desa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, minat masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap buku bacaan cenderung menurun. Melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, Tim KKN Literasi ITS berupaya mengubah perpustakaan menjadi ruang belajar yang aktif, inklusif, dan menarik bagi seluruh warga.
Sebagai langkah awal, tim melakukan penataan menyeluruh terhadap perpustakaan. Kegiatan meliputi pembersihan ruang, penataan koleksi buku, pemberian label pada ratusan buku, serta penyusunan administrasi perpustakaan melalui pembuatan buku pengunjung dan buku peminjaman. Upaya tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola perpustakaan yang lebih tertib dan mudah diakses masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada pengelolaan perpustakaan, Tim KKN ITS juga menghadirkan berbagai kegiatan literasi harian yang dirancang secara interaktif. Anak-anak diajak mengikuti kegiatan membaca nyaring, mengulas buku, mewarnai, membuat kerajinan tangan, hingga menonton film edukatif. Beragam aktivitas tersebut mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.
Semangat literasi semakin terasa melalui penyelenggaraan kegiatan Bintang Literasi yang diikuti 31 peserta. Dalam kegiatan ini, anak-anak berkompetisi dalam lomba mewarnai, tebak gambar, dan susun kata sebagai media untuk melatih kreativitas, kemampuan berpikir, serta kecintaan terhadap dunia literasi.
Kolaborasi dengan SDN Sugihwaras turut menjadi bagian penting dalam program pengabdian tersebut. Sebanyak 56 siswa mengikuti rangkaian kegiatan literasi yang meliputi membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita berdasarkan buku bacaan, hingga pembuatan proyek berbasis isi buku. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan mengekspresikan kembali isi bacaan secara kreatif.
Selain penguatan kemampuan literasi, Tim KKN ITS juga menggelar kegiatan cerdas cermat yang mengintegrasikan kemampuan membaca dengan numerasi dasar. Sebanyak 20 peserta mengikuti kompetisi yang terdiri atas soal matematika dasar, cerdas cepat tepat hitung, serta soal rebutan yang mendorong kemampuan berpikir cepat dan tepat.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Tim KKN Literasi ITS merekomendasikan agar Perpustakaan Desa Pelita Hati dibuka secara rutin sedikitnya satu hingga dua kali setiap pekan dengan jadwal tetap. Selain itu, diperlukan penanggung jawab secara bergilir, penambahan koleksi buku melalui donasi atau kerja sama dengan berbagai pihak, pelaksanaan kegiatan membaca bersama, lomba literasi secara berkala, pencatatan administrasi peminjaman yang konsisten, serta sosialisasi kepada masyarakat agar semakin banyak warga memanfaatkan perpustakaan desa.
Melalui rangkaian program tersebut, Tim KKN Tematik Literasi ITS menunjukkan bahwa perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga dapat menjadi pusat pembelajaran, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran berbagai kegiatan inovatif diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Desa Sugihwaras secara berkelanjutan.


