Desa Sugihwaras
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
FINAL BADMINTON DAN CATUR MENURUNKAN PARA PEMAIN ANDALAN
Sugihwaras — Semangat kompetisi, sportivitas, dan perjuangan mewarnai rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sugihwaras. Dua cabang olahraga, badminton dan catur, memasuki babak final dengan menghadirkan para pemain andalan dari masing-masing RT.
Pertandingan final berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan terbaik, tetapi juga menjaga nilai-nilai sportivitas sebagai bagian penting dari semangat peringatan kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sugihwaras, Bapak Setiyono, S.T.r, Geof., mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus meneladani semangat perjuangan para pahlawan.
“Junjung tinggi sportifitas, jujur dan tidak mencurangi adalah bagian dari marwah perjuangan. Di momen HUT ke-81 RI ini, mari kita tauladani semangat perjuangan para pahlawan dengan cara bermain sportif dan terus semangat membela RT-nya masing-masing melalui perlombaan olahraga ini.”
Menurutnya, kemenangan bukan semata-mata tentang menjadi yang terbaik, melainkan hasil dari proses dan perjuangan yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh.
“Siapapun yang menang nanti, adalah buah karya dari sebuah perjuangan dan yang kalah adalah bagian dari keberhasilan perjuangan yang tertunda,” lanjutnya.
Perjuangan Sengit di Final Badminton
Cabang olahraga badminton menjadi salah satu pertandingan yang mendapat perhatian besar. Para pemain yang berhasil melaju ke babak final tampil dengan kemampuan terbaik untuk membawa nama RT masing-masing.
Setelah melalui rangkaian pertandingan, RT. 16 berhasil keluar sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih oleh RT. 09, sementara RT. 15 menempati Juara III.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, serta persiapan yang matang menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah tim menuju podium juara.
Catur: Adu Strategi dan Ketelitian
Tidak kalah menarik, cabang olahraga catur menghadirkan pertarungan yang mengandalkan ketenangan, kecermatan, dan strategi. Setiap langkah menjadi penentu, sehingga para peserta dituntut mampu membaca permainan dan mengambil keputusan secara tepat.
Dalam pertandingan final, Sugianto dari RT. 26 berhasil menjadi Juara I. Haru dari RT. 04 menempati Juara II, sedangkan Nur Salim dari RT. 26 berhasil meraih Juara III.
Keberhasilan para juara tersebut sekaligus menunjukkan bahwa setiap cabang olahraga memiliki karakter perjuangan masing-masing. Jika badminton menuntut kecepatan, ketangkasan, dan stamina, maka catur menguji kesabaran, konsentrasi, serta kecerdasan dalam menyusun strategi.
Menang dan Kalah Tetap Satu Semangat
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, rangkaian perlombaan dalam momentum HUT ke-81 RI menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Persaingan di arena diharapkan tidak menghilangkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Pesan Kepala Desa Sugihwaras menjadi pengingat bahwa kemenangan akan terasa lebih bermakna ketika diraih dengan cara yang jujur dan sportif. Sementara kekalahan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan kesempatan untuk belajar, mengevaluasi diri, dan kembali berusaha lebih baik.
Semangat para peserta dalam membela RT masing-masing menjadi gambaran kecil dari nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan: berani berjuang, pantang menyerah, menjunjung kejujuran, dan tetap menjaga persatuan.
Dengan berakhirnya final badminton dan catur, para juara telah menorehkan prestasi. Namun, kemenangan terbesar dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah ketika olahraga mampu mempertemukan warga dalam suasana penuh kegembiraan, persaudaraan, dan semangat kemerdekaan.


