03199034291

Admin@sugihwaras.desa.id

Statistik
Pengunjung

Hari Ini : 161
Kemarin : 248
Total : 187.364

Sistem Operasi Perangkat Yang Anda Gunakan
Unknown Platform

Browser Yang Anda Gunakan
Tidak ditemukan

IP Anda
3.235.24.113

Kehadiran Perangkat Desa Sugihwaras

SYAIFUL

Kepala desa

Hadir

NUR AMIRIL

Sekretaris Desa

Hadir

MUCHLISIN

Kasi Kesra

Hadir

SITI JAMILAH

Kasi Pemerintahan

Hadir

FITA FITRIA LESTARIANA

Kaur TU & Umum

Hadir

LONA EDRIA INTAN S

Kaur Keuangan

Hadir

M. NASRULLOH

Kaur Perencanaan

Hadir

MOH. SODIQ

Kasi Pelayanan

Hadir

SUHERMAN

Kepala Dusun Waras

Hadir

BAHRUL ULUM

Kepala Dusun Rejo

Hadir

Perbedaan Swadaya, Swakarsa dan Swasembada

Berita Desa
02 Juni 2018
5.994 Kali dibuka

Tahukah Anda berapa jumlah desa dan kelurahan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik No 66 Tahun 2016 menyebut ada 74.754 desa dan 8.430 kelurahan di seluruh Indonesia. Lalu tahukah Anda bahwa berdasar perkembangannya, desa terbagi menjadi 4 kelompok yakni Desa Tradisional, Desa Swadaya, Desa Swakarya dan Desa Swasembada. Apa yang dimaksud dengan Desa Tradisional?

Desa Tradisional

Desa Tradisional atau pra-desa adalah tipe desa pada masyarakat suku terasing yang seluruh kehidupan masyarakatnya masih sangat tergantung dengan alam mulai dari cara bercocok-tanam, pemeliharaan kesehatan, pengobatan dan pengolahan makanan.  Biasanya pola seperti terjadi pada desa dengan wilayah yang terpencil dan jauh dengan kelompok masyarakat yang lain sehingga warganya lebih tertutup. Pola hubungan antar warganya sangat erat dan desa itu belum memiliki berbagai sarana yang memadai untuk mendukung mobilitas sosial.

Desa Swadaya

Adalah desa yang masih memiliki berbagai situasi yang terbatas seperti eduduk yang jarang, peri kehidupan yang masih terikat dengan adat-istiadat, lembaga-lembaga masyarakatnya masih sangat sederhana dan tingkat pendidikan warganya masih sangat rendah. Kegiatan ekonomi penduduknya masih bergantung dengan alam seperti bertani. Biasanya desa seperti ini berada di lokasi terpencil dank arena berbagai keterbatasannya sistem mata pencaharian masih berpusat pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari saja. Lokasinya yang jauh dan kurangnya sarana seperti jalan raya membuat warga desa Swadaa masih

Desa Swakarya

Desa Swakarya sering juga disebut desa peralihan antara desa swadaya dan dan desa swasembada. Desa Swakarya memiliki ciri seperti adat-istiadatnya masih dijalankan tetapi sudah tidak mengikat lagi, sudah mulai beradaptasi dengan teknologi dan peralatan canggih dan tidak tersiolasi seperti halnya desa swadaya. Letak desa Swakarya tidak terlalu jauh dari pusat ekonomi atau kota sehingga lebih mudah mendapatkan berbagai akses untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Mata pencaharian warga juga mulai beraneka-ragam, tida lagi hanya mengandalkan sektor agraris. Di desa ini warga juga roda pemerintahan desa sudah berjalan cukup efektif dan masyarakat punya semangat gotong-royong yang sangat baik.

Warga desa swakarya sudah memiliki tingkat pendidikan yang cukup memadai dan desa ini juga sudah memilik sarana transportasi seperti jalan untuk menciptakan pergerakan ekonomi dan sosial. Sehingga, jarak sudah tidak lagi menjadi penghalang bagi warganya untuk menciptakan aktivitas sosial lainnya. Masyarakat desa seperti ini sudah mulai mampu meningkatkan taraf kehidupannya dengan hasil kerjanya sendiri.

Desa Swasembada

Yang keempat adalah desa Swasembada. Ini adalah desa yang paling maju di antara ketiga desa sebelumnya. Desa seperti ini biasanya berada di kota kecamatan atau dekat dengan kota tapi bukan kelurahan. Perikehidupan waga desa ini sudah sangat maju dan bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya. Sudah menguasai teknologi dan memiliki berbagai alat untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka karena warga desa ini memiliki pendidikan tinggi, pekerjan yang beragam dan pola berpikir yang udah sangat rasional. Warga desa Swasembada sudah tidak terikat adat-istiadat dan tidak lagi terisolir. Lokasinya yang dekat dengan kota membuat desa ini memiliki berbagai pilihan bagi warga untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Itulah berbagai jenis desa dari sisi perkembangnnya.

Bagikan

Komentar

Natasya

05 November 2021 20:11:26

Ini membantu banget!!!!!!!

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail
Komentar
Ketik Captcha

Komentar Facebook

Nama Desa : Sugihwaras
Kode Desa : 3515072013
Kecamatan : Candi
Kode Kecamatan : 351507
Kabupaten : Sidoarjo
Kode Kabupaten : 3515
Provinsi : Jawa Timur
Kode Provinsi : 35
Kode Pos : 61271
Kepala Desa :
Kantor : Jl. H. Nur No.1
Telp : 03199034291
Email : Admin@sugihwaras.desa.id

Aparatur Desa

Kepala desa

SYAIFUL

Sekretaris Desa

NUR AMIRIL

Kasi Kesra

MUCHLISIN

Kasi Pemerintahan

SITI JAMILAH

Kaur TU & Umum

FITA FITRIA LESTARIANA

Kaur Keuangan

LONA EDRIA INTAN S

Kaur Perencanaan

M. NASRULLOH

Kasi Pelayanan

MOH. SODIQ

Kepala Dusun Waras

SUHERMAN

Kepala Dusun Rejo

BAHRUL ULUM

    Lokasi Kantor Desa

    Wilayah Desa

VIDEO DESA

Webinar Kepala Desa
Griya Sinau Digital
Cerita Gadis Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Rp. 2,336,442,397Rp. 2,336,442,397

100 %

BELANJA

Rp. 2,348,662,244Rp. 2,348,662,244

100 %

PEMBIAYAAN

Rp. 12,219,847Rp. 12,219,847

100 %

APBDes 2022 Pendapatan

Hasil Aset Desa

Rp. 147,500,000Rp. 147,500,000

100 %

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Rp. 55,000,000Rp. 55,000,000

100 %

Dana Desa

Rp. 1,236,066,000Rp. 1,236,066,000

100 %

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Rp. 363,963,045Rp. 363,963,045

100 %

Alokasi Dana Desa

Rp. 424,913,352Rp. 424,913,352

100 %

Bantuan Keuangan Provinsi

Rp. 100,000,000Rp. 100,000,000

100 %

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Rp. 9,000,000Rp. 9,000,000

100 %

APBDes 2022 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Rp. 837,318,770Rp. 837,318,770

100 %

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Rp. 386,987,700Rp. 386,987,700

100 %

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

Rp. 444,260,894Rp. 444,260,894

100 %

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Rp. 86,783,200Rp. 86,783,200

100 %

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Rp. 593,311,680Rp. 593,311,680

100 %